Sunday, April 14, 2019

*berita

Hati -  Hati !!!  Korban luka-luka.
Kecelakaan antara Truk dan Pelajar. 


Kejadian laka lantas pada hari Jum’at Tgl 12 April 2019 pkl. 09.45 wib antara pejalan kaki    (anak sekolah) dengan truk No.Pol AD 1385 VE
TKP : Jl. Ngandul –Duwet tepatnya depan toko kayu UD.MULYO JATI alamat : Sidomulyo Rt 16, Ngandul, Sumberlawang, Kab Sragen.
Identitas Pejalan kaki ( anak sekolah) :
Nama : Zionil Senja Ajiyanto
Umur : 9 thn.
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Duwet Rt 21, Ngandul, Sumberlawang, Sragen
Mengalami luka : paha kiri sobek, punggung memar.

Kronologi kejadian :
Semula Kbm Truk No.Pol AD 1385 VE berjalan dari arah timur ke barat, setelah mulai dekat TKP melihat Kbm Truk No.Pol AD 1385 VE melintas di depannya, pejalan kaki (anak sekolah) bermaksud untuk mengejar dan naik di Bak belakang Kbm Truk No.Pol AD 1385 VE, pejalan kaki anak tersebut terpeleset dan terlindas ban kiri belakang Kbm Truk No.Pol AD 1385 VE.

*wawancara

Jadi Penulis Handal?  Simpel kok. 
Yukkk...  Lakukan tips dan trik ini. Cobain hasilnnya ☺

Narasumber Akhirul Insan N merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang sudah menghasilkan berbagai karya sastra melalui lomba kepenulisan baik dalam bentuk puisi, cerpen, novel, quotes, dan dia sedang mempelajari puisi jepang. Saat ini dia belum menulis kembali hal ini dikarenakan tugas perkuliahan yang banyak. “ Rencana habis skripsi mau menulis novel” ujarnya. dia mengaku bukan seorang penulis yang produktif, melainkan menulis jika ada kemauan.Hal ini terbukti dari pernyataan sebelumnya. Pada saat kuliah banyak mendapatkan ilmu ilmiah dalam prosesnya. Dia juga mengatakan bahwa tata bahasa sastra dan ilmiah itu jelas berbeda, langgam bahasa antara sastra dan ilmiah juga berbeda. Tetapi dengan membaca ilmiah pengetahuan yang dia dapatkan menjadi one more step lebih dari sebelumnya.
Menjadi penulis handal adalah sesuatu yang mudah, tergantung pada diri tiap individu. Seperti Seno gumira ajidarma, dee lestari adalah seorang penulis yang hebat, dan karyanya yang sangat digemari.

Tips dan Trik menjadi seorang penulis bagi pemula.

1. Perbanyak Membaca 
Walaupun ada penulis yang mengatakan tidak membutuhkan buku untuk membuat karya sastra, mereka juga tetap membaca karena kita tidak akan bisa menulis, kalau kita tidak bisa membaca.
2. Berkemauan Keras
Banyak orang yang ingin menulis, tapi dalam dirinya tidak ada aksi untuk mewujudkannya. Hal ini yang menjadikannya susah, sulit karena dalam menulis membutuhkan kemantapan hati, tidak boleh males dan juga ogah-ogahan.
3. Paham Terhadap Hal yang Ditulis 
Kepahaman sangat dibutuhkan saat menulis untuk menciptakan ide atau gagasan yang baik. Materi harus dikuasai dengan betul. Terkadang diakhir- akhir waktu saat menulis menjadi malas. Namun perlu diketahui ketika kamu sudah menjadi sesuatu itu susah untuk mengembalikan menjadi semula. Namun hal itu bukan sesuatu kebiasaan yang buruk, justru tidak ada masalah. Misalnya ketika sudah lama tidak menulis dalam kurun waktu tertentu mungkin ada masa diaman atak itu terasa penuh banget.
“Semua hal yang dilakukan kalau sudah menjadi suatu kebiasaan itu justru kalau tidak melakukan hal itu dalam kurun waktu beberapa bulan atau minggu , pasti kamu bakal kangen, ya sama kayak pacarlah” ujarnya dengan suara keras.

Deskripsi benda mati.


Sebuah harapan dari spidol warna 



Bersama sahabatku..
Berjalanlah ia dan aku.  Memasuki sebuah ruko, penuh dengan perlakapan. Kumulai menapakkan kaki pada satu tujuan.
Bersama sahabatku....
Satu tujuan yg menjadi harapan, semakin jelas dimata. Yahh.. Sebuah spidol bertulis snowman boardmarker. Bentuknya yg panjang bulat seperti kubus, berhiaskan tulisan menjadikannya daya pemikat pembeli.  Warna hitam,  merah, biru, hijau, kuning,  orange, coklat, pink,  dan biru laut membuatku semakin bingung dibuatnya.  Kutatap 9 spidol , dengan harapan hidupku sama sepertinya berwarna, mampu melukiskan sebuah jejak kisah bersama-sama, jelas dan menegas. Dengan kegundahan hati,Kumantapkan diri mengambil satu spidol hitam yang panjangnya 15 cm.
Bersama sahabatku...
Meninggalkan barisan rapi spidol warna. Menuju tempat kecil bagian toko. Dijaga seorang perempuan cantik berhiaskan jilbab yang menambah keanggunannya. Kumulai mendekat, perempuan itu berkata kepadaku "sudah ini aja mbak". Iya kataku sambil tersenyum. Kuperhatikan setiap geraknya.
Mulai saat....
Membawa spidol, mengarahkannya pada scanner laser barcode,  menggerakkan mouse dengan mata tertuju pada pada monitor sambil berkata " totalnya 12 ribu saja mbak" . Kuberikan sejumlah uang pas untuknya.
Bersama sahabatku...
Menapakkan kaki kembali selangkah demi selangkah meninggalkan ruko dengan senang hati. Kini harapanku telah berada pada genggamanku tak sabar kumenggoreskan kata, melukis kisah, mencurahkan segala isi hati pada papan putih milikku. Walaupun kumenyadari hal itu sifatnya sementara, tapi mampu memanjakan pemiliknya. Walaupun setelah semua kisah dan keinginanku terpenuhi. Disitulah terkadang aku melupakan, membuang, bahkan aku membenturkan dengan benda keras ketika aku emosi. Tak pernah sedikitpun memberontak hanya bunyi " tuk " yang kudengar.

Opini Pendidikan